0

Kusimpan Istanbul dalam hatiku

Istanbul, nama yang sederhana, tempat yang menyimpan berjuta eksotisme alam dan peradaban nun jauh di Turki sana. Istabul, dulu pernah menjadi pusat peradaban dunia. Saat segala peradagangan melalui transit disana, saat berbagai ulama dan ilmuwan singgah dari Andalusia untuk mengajar bermakna-makna kata.

Sejarah menyingkap berbagai peran tempat ini. Saladin, dulu juga pernah bertarung utuk merebut kota ini. Istanbul, indah luar biasa, bagi saya, mengalahkan romantisme Paris, intelektualitas San Fransisco, keteduhan Tokyo, ataupun kegagahan Athena. Sebab, ada cerita sesosok pemimpin dan kotanya, yang bagi saya sangat luar biasa.

Sebelum 27 Maret 1994, Istanbul adalah kota yangkumuh dan kotor. Walaupun kota ini lebih terkenal daripada ibukota Turki sendidi, Ankara, namun penduduk yang menghuninya juga tak cukup sejahtera. Saluran air dan sanitasi yang buruk serta pembuangan sampah yang kurang teratur. Belum lagi amoralitas warganya sebab undang-undang sekuler yang dijalankan. Semuanya berubah saat seseorang bernama Recep Tayyib Erdogan kemudian terpilih sebagai walikota Istanbul.

Perubahannya pelan tapi pasti. Erdogan contoh manusia profesional, yang bekerja dengan hati dan syariat Islam yg selalu diimani. Dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun Erdogan telah mengembalikan eksotisme Istanbul kembali.

Prestasi menonjolnya yang sulit dilupakan warga adalah keberhasilan pengadaan air bersih untuk penduduk kota itu, penertiban bangunan, mengurangi kadar polusi dengan melakukan aksi penanaman ribuan pohon di jalan-jalan kota, memerangi praktik prostitusi liar dengan memberikan pekerjaan lebih terhormat kepada wanita muda, dan melarang menyuguhkan minuman keras di tempat yang berada di bawah kontrol Walikota Istanbul.

Aku belum tau Istanbul secara nyata. Tapi aku menyukainya melebihi kota apapun di bumi ini. Secara objektif, bukan karna aku pernah mempunyai hubungan hati dengan suatu kota. Istanbul di hatiku, menyimpan cerita tersendiri. Cerita tentang keindahan, peradaban dan juga Erdogan. Kuharap ada cerita-cerita selanjutnya di dalam tanah airku sendiri,,,,,,cerita tentang Jakarta, Surabaya, atau yang lainnya, yang menjadi indah, sebab punya pemimpin yang amanah….

Iklan