Seni menghadapi manusia, bermacam caranya

Mencoba menginstropespeksi diri lagi tentang bagaimana selama ini berinteraksi dengan orang lain. tapi entahlah, akhir-akhir ini merasa kebingungan sendiri menghadapai orang-orang di sekitar kita. Mungkin juga sedikit dipengaruhi keruhnya hati atau apalh itu. Karena sebagaimana iman, mungkin hubungan kita dengan orang juga mengalami pasang surut.

Ini mungkin yang kualami saat ini. Merasa kebingungan sendiri menghadapi orang yang menjadi patner kerja kita. Ada banyak jenis manusia memang yang ada di dunia ini, oleh karenanya mengahadapinya pun juga perlu seni tersendiri.

Namun segalanya akhirnya tetap masih berujung pada kebingungan. Saat tidak ada kepastian, tidak ada keterbukaan dan diam saja.

dalam diam kumohon pada Allah…semoga Engkau berkenan menunjukkan jalan bagaimana aku harus bersikap sehingga amanah-amanah yang ada mampu kami selesaikan…

Amin…

Ruang publik, perpustakaan

14 Juli 2009

11.55

Iklan

Satu respons untuk “Seni menghadapi manusia, bermacam caranya

  1. Nah, itulah enaknya hidup di dunia manusia.
    Karena manusia itu beda2, maunya ga sama, sudut pandangnya juga beda. Coba klo gaulnya ama benda mati, feelingnya bakal sama semua tuh. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s