1

Menggapai Anugrah Tertinggi,Hidayah Sejati

banyak permasalahn muncul dalam hidup. Ada berbagai macam pula reaksi dalam menghadapinya.Ada yg menghadapi dengan penuh kekuatan dan usaha penuh hingga membuat diri menjadi semakin tangguh. Ada pula yg terpuruk dan putus asa yg menjadi-jadi hingga sulit untuk bangkit kembali.

Adakah hidayah yang membedakannya? Lalu kenapa tak semua orang mendapatkannya? Jawabannya mungkin hanya satu, karena mereka menunggu. Kebanyakan mausia beranggapan bahwa datangnya cahaya itu memang akan dengan sendirinya diberikan oleh Allah.

Itu benar kawan…tapi tentu, Allah menilai kerja kita. Kita bisa telaah berbagai cerita yang terjadi pada manusia. Ada orang yang bersusah payah mencarinya,mengorbankan tenaganya,jiwa,pikiran bahkan mungkin hartanya. Ada yang diam saja menunggunya. Ada pula yang telah mendapatkannya tapi tak sanggup menjaganya hingga ia pergi begitu saja.

Dimanakah posisi kita berada?Dimanakah kita sekarang? Tertidur,lalai atau berjuangkah kita. Semuanya jelas mempunyai kedudukan yang berbeda. Semuanya jelas adalah jalan yang kita harus memilih salah satunya. Yang paling disayangkan dan mencelakakan adalah mereka yang lalai menjaganya hingga hidayah iyang telah dirasakan pergi begitu saja.Dan yang paling beruntung ialah mereka yang berjuang mendapatkannya dan senantiasa menjaganya. Semoga golongan inilah kita…

Maka sekali lagi ingin saya berkata bahwa anugrah Allah bukan hanya untuk ditunggu dan dinanti layaknya sang kekasih. Karena jelas,Allha tak akan bantu kita yang hanya duduk termenung. Namun anugrah ini, hidayah sejati, ada untuk dicari,diraih dan dijaga keberadaannya.

Asrama,24.08.08

22.34